Tak Dirayakan

Aku mengubur tulang-belulangku ke dalam tanah, menamainya fondasi.Setiap bata adalah tidur yang kupinjam,hari-hari habis menjelma dinding. Aku mempelajari bahasa lapar,cara tersenyum sementara tanganku gemetar,cara mengubah “tidak cukup”agar hampir menyerupai ada. Aku memanjat dengan mengecilkan diri.Mengucap “ya” ketika maksudkutolong, jangan.Membiarkan mereka memujisementara itu mengosongkanku. Di atas, hanya ada akhir.Sesuatu yang selesaidan lupa siapa yang membawanya ke …

Izinkan Ia Bercerita

Karena ia hanya ingin menceritakan apa yang ingin ia keluarkan dan rasakan. Seperti halnya tangisan, keluar begitu saja walau ia berusaha sekuat mungkin untuk menahannya. Ia hanya ingin bercerita pada kalian tentang pengalamannya akan kesunyian, kesedihan, harapan dan juga ……........… Aku tanya kepadanya, perihal makna yang terkandung dari titik-titik ini, namun ia bersikeras tak mau …

Kidung Kelindan 32

32 warsa meringkuk di penjara tubuh.Aku kelelahan, juga kamu. Menangislah…Semoga basah air mata sederas hujan tadi malam,ketika kita membasuh luka dengan terbatadi bawah gigil dedaunan. Aku hendak kembali berkemas, buat kitamenuju jauh pengembaraan berikutnya.Setiap kaki mesti menopang hari beserta detik,menit, dan beban-beban yang musti dibawa serta. Patahan doa yang kita jejalkanrasanya cukup untuk dihirup sebagai …